"Kami rasa sarana penunjang itu memang harus ada sebagai salah satu upaya memfokuskan layanan kepada pasien secara optimal," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng di sela-sela kunjungannya ke RS Sentosa, Bandung, Jawa Barat, Selasa.
Menurut dia, rencana pelengkapan sarana penunjang tersebut diadopsi dari RS Santosa Bandung yang bertaraf internasional.
Rumah sakit yang berada di ibu kota Provinsi Jawa Barat itu telah memiliki landasan helikopter di lantai tertinggi bangunan tersebut.
Namun, RS yang besertifikat Joint Commition Internasional itu belum memiliki helikopter untuk memudahkan penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat.
Menurut dia, keberadaan sarana penunjang seperti itu cukup penting sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang terfokus kepada pasien.
"Pelayanan yang terfokus kepada pasien merupakan persyaratan terpenting yang harus dipenuhi oleh rumah sakit bertaraf internasional," katanya.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.