"Dua hal ini menjadi permasalahan pokok kenapa pengembangan pariwisata di Trenggalek cenderung jalan di tempat," ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Poraparibud) Kabupaten Trenggalek Catur Eka Prasetya, Minggu.
Selain anggaran untuk pembangunan maupun pengembangan sejumlah objek wisata yang memang terbatas, lanjut Catur, akses jalan yang kurang baik biasanya selalu berpengaruh pada tingkat kunjungan wisata.
Apalagi jika lokasinya jauh, berbukit-bukit, serta tidak terakses langsung dengan angkutan antarkota atau antarprovinsi.
Ia lalu mencontohkan objek pariwisata Pantai Pelang di Kecamatan Panggul. Secara kualitas pemandangan maupun potensinya, salah satu objek wisata pantai di ujung barat Kabupaten Trenggalek yang juga dilengkapi dengan panorama air terjun tersebut sangat "menjual" untuk menarik wisatawan lokal, luar daerah, maupun mancanegara.(**)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.