Kedatangan mereka di Budaga, Minggu, dengan membawa sapi dan berpakaian adat, tidak membawa senjata api seperti pada saat mengatasi konflik antarwarga desa adat memperebutkan setra, prajapati, dan pura dalem beberapa waktu lalu.
"Kedatangan kami ke sini untuk memperingati HUT Ke-66 Brimob," kata Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Bali, AKPB Hamdani Hidayat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa bentrok yang menewaskan seorang warga yang diduga terkena peluru liar dari petugas.
"Kalau soal pengamanan beberapa hari yang lalu, semuanya sudah sesuai prosedur. Kali ini kami hanya bekerja bakti," katanya.*
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.