Bangli (Antara Bali) - Warga berduyun-duyun mendatangi patung Saraswati di halaman SMP Negeri 1 Susut, Kabupaten Bangli, beberapa saat setelah gempa berkekuatan 6,8 pada skala Richter mengguncang Bali, Kamis.

"Mereka melihat ada keanehan pada patung yang ada di sekolah kami," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Susut, I Ketut Ngebek Sukarsana.          

Bahkan, sampai saat ini pun patung setinggi tiga meter yang menjadi simbol dewa pendidikan bagi masyarakat Bali itu masih ramai dikunjungi warga.

Warga melihat adanya keanehan pada patung itu yang bagian matanya terus mengeluarkan air.

"Setelah kami cek, memang benar ada air yang keluar dari mata patung itu," kata Sukarsana menuturkan.

Ia meyakini bahwa air yang keluar dari bagian mata patung Saraswati itu sebagai perlambang duka atas bencana alam berupa gempa bumi yang mengguncang Bali.(**)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026