Negara (Antara Bali) - Penumpang bus pariwisata Nopol DK 9152 B dibuat geger oleh meninggalnya Silpha Rukmini (56), salah seorang penumpang bus itu saat dalam perjalan dari Denpasar ke Surabaya, Rabu (5/10) pukul 20.00 wita.

Informasi yang dihimpun, Kamis menyebutkan, wanita asal Dusun Sidomulyo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawai, Jawa Timur ini berangkat dari Terminal Ubung, Denpasar.

Saat dalam perjalanan, agar tidak mabuk ia minum Antimo namun beberapa saat kemudian muntah-muntah.

Di perjalanan, Rukmini diajak oleh Dwi Yuli Anita (14), anaknya yang menemani perjalanan ibunya karena melihat poliklinik di pinggir jalan.

Sayangnya, poliklinik tersebut tutup dan akhirnya Rukmini kembali diajak naik bus dan melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rukmini pingsan yang membuat Anita, sopir dan penumpang lainnya panik.

Saat melihat ada Puskesmas, mereka lantas menggotong wanita malang ini untuk diperiksa, namun ternyata ia sudah meninggal dunia.

Kapolsek Mendoyo, Kompol Ida Bagus Sudarsana yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini dan mengatakan, jenasah Rukmini dibawa ke kamar mayat RSU Negara.

"Dari keterangan anaknya, ibu ini punya riwayat sesak nafas. Penyakitnya diduga kambuh karena hawa dingin Ac di dalam bus," kata Sudarsana yang didampingi Kanit Reskrim, Ipda Nyoman Dania.(*)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026