Hasil penjualan itu naik 56 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010 yang hanya bernilai 696 ribu dolar, kata Kepala Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar, Rabu.
Realisasi ekspor ikan hias hidup semakin lancar hingga di tangan konsumen tentu berkat professional pengusaha transportasi udara sehingga mata dagangan yang memiliki resiko tinggi bisa tiba tepat waktu di negara konsumen.
Bertambah banyak volume perdagangan ikan hias hidup dari Bali tentu berkat lancar penerbangan, sarana angkutan utama dari Bandara Ngurah Rai ke negara konsumen, terutama ke Singapura, Taiwan, AS, Hong Kong dan di kawasan Eropa.*
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.