Denpasar (Antara Bali) - Penyelenggaraan Festival Flori-Flora tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Sanur, Denpasar 19-22 November 2011, mendapat dukungan dari kalangan para pelaku usaha setempat.

Bentuk dukungan para pengusaha yang tergabung dalam "Denpasar Corporate Social Responsibility Community" itu, disampaikan saat acara "coffee morning" sebagai rangkaian program acara tersebut, di Denpasar, Selasa.

Pada acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekkot AA Ngurah Rai Iswara dan Ketua Komisi B DPRD Kota Denpasar Eko Supriyadi, para peserta silih berganti menyampaikan dukungan sekaligus ikut aktif berpartisipasi dalam Festival Flori-Flora yang diselenggarakan bersamaan dengan Sanur Village Festival (SVF).

Dukungan pertama disampaikan IB Oka Suteja perwakilan PT Taspen Persero Cabang Bali yang mengatakan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut.

"Kami akan terlibat langsung dalam kegiatan itu sebagai bentuk dukungan," katanya di sela-sela acara.

Direktur Medik RSUP Sanglah Dr Jaya Kusuma mengatakan, program yang sudah didesain dengan baik itu memang sepatutnya mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para pengusaha.

"Kebetulan saat ini kami mendapat kepercayaan dari Kementerian Kesehatan untuk mengembangkan poliklinik khusus jamu sebagai obat herbal. Dan rencananya obat herbal itu akan diperkenalkan pada festival nanti, sehingga dapat dipastikan kami akan berpartisipasi," ujarnya.

Purnomo dari Tanjung Sari Hotel juga memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan berskala nasional itu.

Selain memberikan dukungan, dia juga menyampaikan usulan agar kegiatan tersebut tidak hanya diselenggarakan selama empat hari, tetapi jika memungkinkan dilaksanakan selama 10 hari.

IB Gede Sidharta Putra selaku ketua panitia mengatakan, sangat menghargai atas dukungan yang disampaikan oleh para pengusaha di ibu kota Provinsi Bali itu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan ajang pameran hortikultura berskala nasional dan bersifat internasional yang lokasinya di Pantai Matahari Terbit, Sanur.

Menanggapi perlunya diperpanjang pelaksanaan acara itu, menurut Sidarta, penyelenggaraan puncaknya memang hanya dilaksanakan selama empat hari, tetapi sebelumnya selama tujuh hari akan dilaksanakan berbagai acara, antara lain pesta kuliner.

"Sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan tersebut, para pengusaha dapat mengikuti pawai mobil berhias bunga," ujarnya.(**)




Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026