Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan sebagian investor masih melanjutkan aksi beli menyusul respons positif terhadap fundamendal ekonomi domestik sehingga IHSG kembali bergerak menguat.
"Dipertahankannya suku bunga acuan 7-day Reverse Repo Rate di 4,25 persen menunjukan stabilitas ekonomi yang terjaga," katanya.
Selain itu, dia menjelaskan, sentimen mengenai proyeksi kinerja emiten periode kuartal pertama 2018 yang tumbuh, penaikan peringkat utang Indonesia oleh Moody's, hingga penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional turut memberi harapan positif ke pasar saham.
Namun, menurut dia, pelaku pasar perlu mewaspadai dampak pelemahan sebagian bursa saham di kawasan Asia yang berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG BEI.
Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan sentimen eksternal yang cenderung negatif dapat menahan pergerakan IHSG. "Insentif dari eksternal terbilang negatif sehingga berpotensi menimbulkan tekanan bagi IHSG," katanya. (WDY)
Pewarta: Zubi MahrofiEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.