"Kami mengerahkan 220 personel untuk pengamanan perayaan Imlek saat ini hingga Sabtu (17/2)," kata Wadir Pamobvit Polda Bali, AKBP I Putu Tustha saat melakukan pemantauan pelaksanaan pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek, di Denpasar, Jumat.
Upaya pengamanan perayaan Imlek ini dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan perayaan Imlek di Pulau Dewata dapat berlangsung aman, tenteram dan damai.
Untuk jumlah personel polisi yang bertugas disetiap vihara disesuaikan dengan jumlah jemaatnya. Jika jemaatnya banyak, maka jumlah polisi yang berjaga bisa lebih dari sepuluh orang.
Pihaknya juga siap mengerahkan personel tambahan yang sedang berjaga di Mapolda Bali untuk bergerak ke vihara yang ditemukan ada kerawanan.
"Kami telah menugaskan sejumlah anggota untuk berjaga dimasing-masing Vihara minimal sepuluh orang atau disesuaikan dengan situasi vihara dan jumlah jemaatnya," katanya lagi.
Ia menegaskan, setiap kegiatan keagamaan pasti ada potensi kerawanan, sehingga pengerahan petugas kepolisian ini dilakukan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.
Pihaknya juga mengharapkan keberadaan petugas polisi di masing-masing Vihara dapat bekerja sama dengan pihak keamanan Vihara dan masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya nanti membuat jemaat tenang dalam melaksanakan ibadahnya.
"Masyarakat silakan beribadah dengan tenang. kami siap melakukan pengamanan," katanya. (ed)
Pewarta: I Made Surya Wirantara PutraEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.