Denpasar (Antara Bali) - Kawasan wisata Pantai Sanur keberadaannya kini dilengkapi taman, sarana rekreasi, olahraga dan aktivitas meditasi sebagai upaya menjaring wisatawan penekun ilmu spiritual mancanegara yang datang ke Bali.

"Kami membangun taman dan sarana meditasi guna lebih mendukung kawasan wisata Sanur sebagai 'rumah' spriritual, di samping sarana rekreasi lainnya," kata Kepala Desa Sanur Kauh, I Made Dana, di Denpasar, Jumat.

Pembangunan taman di kawasan pantai berpasir putih itu dilaksanakan secara bertahap, dan kondisi itu sudah dilaporkan kepada pemerintah setempat, karena bermanfaat pula sebagai pelestarian lingkungan.

Pantai Mertasari yang juga di kawasan Sanur, memiliki ombak yang cocok untuk olahraga layar, sekaligus kerap dimanfaatkan untuk  penggemblengan atlet bola voli pantai. Karenanya, kata dia, banyak turis asing yang datang ke Sanur sambil melakukan olahraga yang digemarinya.

Made Dana mengatakan, taman yang memanfaatkan areal sekitar 25 hektare itu, kini selain ditumbuhi tanaman bakau, juga akan dilengkapi dengan sarana olahraga futsal, permainan bola kaki dalam ruangan.

Kawasan Pantai Mertasari banyak memiliki bangunan-bangunan suci. Karenanya, kata dia, di dalam taman nanti juga akan dibuatkan kawasan yang baik untuk melakukan yoga (seni menghubungkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa).

Made Dana menyebutkan, Bali yang selama ini mengembangkan wisata spiritual, maka taman ini sangat cocok bagi masyarakat mancanegara yang menekuni masalah ketuhanan agar bisa memberikan vebrasi kedamaian kepada dunia.

Turis yang menekuni bidang seni budaya, juga bisa berbaur dengan masyarakat setempat. Jadi sebagian besar aktivitas masyarakat bisa tersalurkan lewat rekreasi di tempat ini, kata dia.

Made Dana mengatakan, kawasan taman nanti terdiri atas tempat penyangga pasir pantai seluas empat hektare, tanah miliki Pemerintah Provinsi Bali 4,5 hektare, dan kawasan hutan bakau 17 hektar yang kini masih perlu mendapat penanganan intensif.

Di kawasan tempat pembangunan taman juga terdapat gundukan tanah sejenis pulau kecil yang akan ditanami pandan sebagai tempat berlindungnya biota laut, serta tempat bertelurnya penyu yang masih ada di kawasan di dekat "pulau penyu" Serangan itu.(*)




Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026