"Katalis positif bagi pasar yang terbatas menjadi faktor penahan IHSG," kata Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere.
Ia mengatakan sebagian investor menahan transaksi sambil mencermati data pertumbuhan domestik bruto (PDB) Amerika Serikat dan Inggris, serta kebijakan moneter bank sentral Jepang (BoJ).
Di sisi lain, lanjut dia, investor diperkirakan mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait faktor politik dan keamanan setelah Amerika Serikat memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai status Yerusalem.
Dari dalam negeri, ia menjelaskan, sentimen positif dari pertumbuhan ekonomi nasional serta membaiknya indikator sosial seperti tingkat kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan diharapkan dapat menjaga pergerakan saham. (WDY)
Pewarta: Zubi MahrofiEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.