"Mata uang rupiah terapresiasi terhadap dolar AS masih ditopang harapan positif pertumbuhan ekonomi nasional yang akan mencapai di atas level 5 persen," kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.
Reza mengemukakan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang 2017 akan mencapai 5,1 persen, masih cukup kuat imbasnya pada laju rupiah.
Ia menambahkan bahwa adanya kabar mengenai pendanaan infrastruktur di Indonesia dari Jepang sekitar Rp15,2 triliun turut memicu harapan positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu,ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengemukakan bahwa iklim investasi di Indonesia membaik. Dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi dalam rangka pertemuan Asia Pacific Economic Corporation (APEC) di Manila, Indonesia mendapat apresiasi dari PM Jepang Abe yang mengatakan iklim investasi di Indonesia semakin kondusif. (WDY)
Pewarta: Zubi MahrofiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.