Denpasar (Antara Bali) - Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di rumah kontrakan seorang warga negara Jepang yang dibobol maling di jalan Antasura Gang Sutra 1 A No.2A, Denpasar.

"Kejadiannya Kamis (9/6) kemarin sekitar pukul 12.00 Wita waktu saya sedang pulang ke rumah untuk makan," ujar pembantu korban yang enggan menyebutkan namanya, Jumat.

Peristiwa pencurian tersebut dialami oleh warga Jepang bernama Maruoka Tatsusi (44). Rumah yang dikontrak oleh korban tersebut merupakan rumah yang dikontrak dari rekannya bernama I Wayan Suwirya (38).

Maruoka yang tinggal di Bali sejak 20 hari itu tengah merencanakan sebuah bisnis dengan I Wayan Suwirya, namun bisnis belum dijalankan, korban harus mengalami peristiwa perampokan.

Awalnya, pembantu korban saat itu sedang melakukan pekerjaan rumah, namun ketika pukul 12.00 Wita, pembantu korban pulang ke rumahnya untuk makan siang.

Namun saat kembali lagi ke rumah korban sekitar pukul 13.00 Wita, pembantu korban sudah menemukan rumah tersebut dalam kondisi berantakan, tepatnya di kamar dan ruang kerja korban yang berada di lantai atas.

Saat itu juga, pembantu korban langsung menghubungi Maruoka dan kemudian dilaporkan ke pemilik rumah I wayan Suwirya dan diteruskan ke Polsek Denpasar Barat.

Atas peristiwa tersebut, korban telah kehilangan uang sebesar Rp80 juta, 500 ribu Yen, sebuah laptop merek Aple, dua buah jam tangan, serta cincin permata.

Dalam melakukan aksinya, pelaku diperkirakan masuk dan keluar melalui tembok setinggi hampir dua meter, serta merusak jendela kayu untuk dapat masuk ke dalam rumah.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku melalui lokasi kejadian, serta meminta keterangan kepada sejumlah saksi-saksi di sekitar rumah tersebut.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026