Denpasar (Antara Bali) - Berbagai kegiatan bertaraf internasional melibatkan peserta dari berbagai negara di belahan dunia berlangsung di Bali karena Pulau Dewata memiliki posisi tawar yang luar biasa.

Bali menjadi target kegiatan bertaraf internasional antara lain Asian Summit, internasional Conference for Culture dan dalam waktu dekat menjadi tuan rumah "Bali World Cultural Forum" menuju "World Cultural Forum", kata Ketua Himpunan Museum Bali (Himusba) Drs I Nyoman Gunarsa, Senin.

Pernyataan itu disampaikan pada peluncuran buku "Treasures of Bali" julid ke II tentang keberadaan museum yang berkembang di Pulau Dewata di Kori Agung "Surya Candra Murti di Museum Gunarsa, Klungkung, 45 km timur Denpasar.

Ia mengatakan, semua kegiatan bertaraf internasional itu memilih Bali sebagai tempat pelaksanaannya, karena daerah ini memiliki kelebihan dibanding daerah atau negara lainnya di dunia.

Bali yang lestari dengan filosofi kearifan lokal merupakan tantangan bersama dalam merepresentasikan kekayaan museum masing-masing untuk bisa tampil segar, prima dan dicintai dunia.

Gunarsa menambahkan, Himusba Bali awal terbentuknya tahun 2000 hanya beranggotakan belasan museum, namun sekarang berkembang menjadi 30-an anggota.

"Himusba bulan depan diharapkan sudah mempunya wessite tersendiri, sehingga informasi tentang keberadaan museum di Bali, tidak hanya berkutat di Indonesia, namun bisa diakses dari penjuru dunia," ujar Nyoman Gunarsa.

Museum menurut Gunarsa adalah gudangnya ilmu pengetahuan yang mencakup segala bidang kehidupan. Kecintaan pada museum merupakan dasar kecintaan harga diri bangsa, karena di dalamnya tersimpan artefak dari berbagai zaman proses perjalanan perkembangan kebudayaan suatu negara.

Dengan demikian museum tidaklah semata-mata untuk menyelamatkan, menyimpan, mendata dan mendomentasikan karya-karya bangsa, namun yang lebih penting bagaimana mencerdaskan kehidupan masyarakat.

"Museum merupakan 'jendela' ilmu pengetahuan, sehingga menjadi pelajaran yang sangat penting untuk dipakai sebagai cermin meniti perjalanan ke masa depan yang lebih maju, tanpa kehilangan jati diri," harap Gunarsa.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026