Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik hampir 1,3 persen dalam tiga sesi terakhir di tengah harapan baru untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Indeks turun 0,28 persen menjadi 93,098 pada akhir perdagangan di tengah aksi ambil untung pada Kamis (28/9).
Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan pada Selasa (26/9) bahwa tepat bagi bank sentral untuk terus secara bertahap memperketat kebijakan moneternya, mengingat ketidakpastian seputar inflasi.
Para investor melihat peluang 78 persen the Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan kebijakan 12-13 Desember, menurut program FedWatch CME Group.
Di sisi ekonomi, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan 3,1 persen di kuartal kedua 2017, setara dengan konsensus pasar, menurut perkiraan ketiga yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan pada Kamis (28/9), demikian Xinhua. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Antara NewsEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.