BPS: Penumpang Laut Dari Bali Naik 29 Persen

BPS: Penumpang Laut Dari Bali Naik 29 Persen

Ilustrasi - Seorang warga melihat kapal Tilong Kabila yang berangkat dari Pelabuhan Benoa. (Antara Bali/Nyoman Budhiana/2017)(edm)

Denpasar (Antara Bali) - Penumpang angkutan laut dari Bali ke berbagai daerah tujuan di Indonesia naik 29 persen dari 192.304 orang selama bulan Juni 2017 menjadi 248.080 orang selama bulan Juli 2017, atau meningkat 55.776 orang.

"Demikian pula angkutan barang melonjak sebanyak 3.219 ton atau 26,03 persen dari 12.365 ton menjadi 15.584 ton," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho, di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan, keberangkatan penumpang melalui Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar selama bulan Juli 2017 tercatat 75.076 orang, meningkat 32,85 persen dibanding bulan Juni 2017 yang tercatat 56.511 orang.

Keberangkatan penumpang tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi lonjakan 50,63 persen, karena keberangkatan pada bulan Juli 2016 tercatat 49.840 orang.

Untuk keberangkatan penumpang lewat sejumlah pelabuhan di luar Pelabuhan Benoa selama bulan Juli 2017 sebanyak 248.080 orang, meningkat 29 persen dibanding bulan Juni 2017 yang tercatat 192.304 orang.

"Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi kenaikan 25,23 persen, karena keberangkatan melalui pelabuhan laut pada bulan Juli 2016 tercatat198.104 orang," ujarnya.

Adi Nugroho menambahkan, hal itu juga berlaku untuk angkutan barang melalui Pelabuhan Benoa, Denpasar, yang pada bulan Juli 2017 tercatat 4.056 ton, atau meningkat 81,88 persen dibandingkan bulan Juni 2017 yang tercatat 2.230 ton.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan 32,85 persen, karena jumlah angkutan barang melalui Pelabuhan Benoa pada bulan Juli 2016 tercatat 3.053 ton.

Sementara pelabuhan lainnya di luar Pelabuhan Benoa mengangkut barang 11.528 ton, meningkat 13,74 persen dibanding bulan Juni 2017 yang tercatat 10.135 ton.

Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi lonjakan hingga 146,23 persen, karena bulan Juni 2016 seluruh kapal yang diberangkatkan di luar Pelabuhan Benoa hanya mengangkut barang 4.682 ton.

Bali memiliki lima buah pelabuhan laut yang terdiri atas Pelabuhan Gilimanuk (Bali barat) yang menghubungkan dengan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Padangbai (Bali timur) yang menghubungkan dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu juga Pelabuhan Benoa, Denpasar, yang berfungsi untuk pelabuhan penumpang ke berbagai daerah tujuan di Indonesia timur, selain pelabuhan wisata dan pelabuhan perikanan.

Demikian pula Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, Bali utara yang berfungsi sebagai pelabuhan angkutan barang, selain Pelabuhan Nusa Penida, yang khusus melayani penyeberangan lokal di Bali.

"Pelabuhan Benoa, Denpasar, juga sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara dengan menggunakan kapal pesiar," ujar Adi Nugroho.(WDY)