"Kami akan fokus mengecek kesehatan hewan kurban khususnya sapi dan kambing," kata Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Vertriner (Kesmavet) drh Putu Martana, Rabu.
Ia mengatakan, sebelum terjun melakukan pemeriksaan, Dinas Pertanian sudah bersurat ke masing-masing kecamatan khususnya panitia pemotongan hewan kurban.
Adapun ternak yang akan dipotong, kata dia, disiapkan pada 31 Agustus sore selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan fisik.
"Kemudian pada hari H, setelah dipotong kami akan kembali melakukan pemeriksaan pada bagian dagingnya (postmorthem) untuk mengecek kesehatan dagingnya agar tidak terinfeksi parasit," ujar dia.
Meski demikian, pihaknya mengaku fokus pada kesehatan dagingnya setelah kurban disembelih. "Kita memang lebih fokus pada kesehatan dagingnya karena kalau dari sisi luarnya, panitia pasti sudah seleksi," kata dia. (*/adt)
Pewarta: Bagus Andi PurnomoUploader : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.