"Lima kali misa tersebut terdiri atas dua kali pada hari pertama dan tiga kali pada Hari Raya Natal," kata Pastur Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar Romo Yosef Beby Pr di Denpasar, Minggu.
Ia mengatakan, dari kelima misa tersebut, sudah terealisasi empat kali yang masing-masing diikuti sekitar 7.000 jemaat dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
"Sedangkan misa terakhir akan dilaksanakan pada Minggu pukul 17.30 waktu setempat," ujar Romo Yosef Beby.
Perayaan tersebut untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus, dimana perayaanya rutin diadakan setiap tahunnya di seluruh dunia.
"Yesus datang untuk memberikan damai, damai di hati dan di pikiran kita. Dan terlebih lagi datang untuk menyatakan fakta iman kepada kita yang sangat luar biasa, untuk menyelamat manusia dari penuh dosa," katanya.
Untuk itu, diharapkan umat mampu menghargai perbedaan dan keragaman tanpa membedakan suku, adat, ras dan agama.
Selain itu selalu memupuk kecintaan persatuan dan kesatuan penuh dengan toleransi untuk menciptakan perdamaian dunia.
Demikian juga menghilangkan rasa egoisme dan kepentingan kelompok, sebagai upaya menghindari adanya konflik yang menggangu kententraman dan kenyamanan masyarakat.
Hal tersebut sebagai implementasi dari Pancasila dan Kebhineka Tunggal Ika, ujar Romo Yosef Beby. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Wayan Artaya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.