"Pembangunan bandara baru yang direncanakan di Kabupaten Buleleng, Bali utara itu untuk menambah fasilitas Bandara Internasional Ngurah Rai yang ada selama ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gede Yuniartha Putra, SH.,MH di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, penambahan fasilitas bandara itu dinilai sangat penting karena tingginya permintaan penerbangan dari berbagai kota besar di mancanegara langsung ke Bali maupun sebaliknya dari daerah ini ke luar negeri.
Bandara Ngurah Rai bekalangan ini juga melayani jalur penerbangan Bali-Mumbai, India maupun Bali-London, Inggris.
Sementara itu, masih banyak negara lain yang berminat membuka rute penerbangan langsung ke Bali yang selama ini belum dapat dilayani dengan baik.
Dengan gencarnya promosi yang dilakukan Kementerian Pariwisata ke luar negeri, dimana Bali tetap menjadi andalan pariwisata Indonesia.
Yuniartha Putra menambahkan, untuk itu Bali membutuhkan penambahan akses jalan darat bebas hambatan untuk menghubungkan Denpasar, Bali selatan dengan kabupaten Buleleng, Bali utara.
Selain itu menarik minat wisatawan kapal pesiar dengan memperbaiki fasilitas pelabuhan yang ada di Bali yakni Celukan Bawang, Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Tanah Ampo di Kabupaten Karangasem.
Penambahan inprastruktur tersebut akan mampu memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi wisatawan dalam menikmati liburan di Bali, sekaligus sebagai upaya pemerataan pembangunan di Bali, ujar Yuniartha Putra. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Wayan Artaya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.