"Di tahun 2017, saya harapkan kita harus bekerja lebih keras, lebih disiplin, mulailah dengan suatu kebiasaan baru, dan pastikan meja kantor dalam keadaan rapi saat saudara meninggalkan kantor. Tidak ada berkas maupun dokumen yang masih berserakan di atas meja," kata Pastika saat menjadi pembina apel disiplin akhir tahun 2016, di Denpasar, Senin.
Menurut dia, kalau ada berkas yang belum selesai dikerjakan agar disimpan di laci meja dan dikunci sehingga berkas aman dan tidak ada lagi nantinya dokumen hilang ataupun tercecer.
Sedangkan terkait tahun 2016 yang akan berakhir dalam hitungan hari, Pastika meminta agar berbagai pekerjaan administrasi yang belum tuntas segera diselesaikan.
Dalam apel disiplin yang diikuti oleh pejabat eselon 2, 3, 4 serta staf di lingkungan Setda Provinsi Bali itu, Pastika tidak bosan-bosannya meminta jajarannya menghindari praktik korupsi dan pungutan liar dalam memberikan pelayanan masyarakat.
"Jangan sampai ada diantara kalian yang terkena operasi tangkap tangan (OTT), jangan pernah berpikir orang tidak tahu apa yang kalian kerjakan. Bekerjalah dengan penuh optimis, jujur, dan hindari praktik pungli. Kalian sebagai abdi negara, mengabdilah kepada negara dengan bekerja baik, tulus iklas, rela berkorban dan tidak hitung-hitungan. Jangan menjadi sejahtera dengan cara-cara yang tidak baik," ucapnya.
Apalagi, kata Pastika, saat ini sudah dibentuk Tim Saber Pungli yang akan selalu memantau praktik terlarang tersebut.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bibit tanaman secara simbolis oleh Gubernur Bali kepada tiga kepala satuan kerja perangkat daerah yakni Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bali serta Kepala Biro Aset Setda Provinsi Bali.
Pastika berharap gerakan menanam pohon tidak menjadi kegiatan simbolis semata, namun bisa dilaksanakan secara terus-menerus di lingkungan masing masing.
Seusai memimpin apel, selanjutnya Pastika didampingi para kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali melakukan penanaman pohon nagasari di areal Kantor Gubernur Bali. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Ni Luh RhismawatiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.