Negara (Antara Bali) - Pemkab Jembrana membantu pasangan Slamet Riyadi dan Ni Putu Wiwik Suryaningsih, warga Kelurahan Lelateng yang rumahnya roboh diterjang angin.

Dengan didampingi Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Wayan Gorim, serta Camat Negara Kariadi Erawan, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Rabu, mengunjungi rumah korban tersebut.

Kepada keluarga tersebut, ia menyerahkan bantuan tenda darurat, perlengkapan dapur, sembako dan seragam sekolah untuk anak korban, karena seluruh harta benda warga tersebut tertimpa reruntuhan rumah.

"Kami di Pemkab selalu waspada terhadap anomali cuaca, karena bisa mendadak hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat juga kami imbau untuk waspada," kata Kembang.

Selain bantuan tersebut, Slamet Riyadi berharap bisa mendapatkan bantuan dari program bedah rumah, agar ia memiliki tempat tinggal lagi.

Terkait keinginan tersebut, Lurah Lelateng Nengah Suardana mengatakan, pihaknya sebenarnya ingin membantu, tapi terkendala status tanah yang ditempati Slamet merupakan tanah sewa sehingga tidak bisa mendapatkan program bedah rumah.

"Kalau bantuan beras untuk KK miskin sudah mereka dapatkan. Cuma untuk bedah rumah sulit, karena mereka tanah yang ditempati bukan miliknya, hanya menyewa," katanya.

Selain rumah Slamet, sngin kencang saat hujan lebat Selasa (15/11) petang, juga menyebabkan tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan ringan pada atapnya.(GBI)

Pewarta: Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Gembong Ismadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016