Bandung (Antara Bali) - I Nyoman Budi Kertiyasa, karateka Bali yang turun di kelas kumite (kelas tarung) +84 kilogram perorangan putra menjadi harapan pertama raihan emas Pekan Olahraga Nasional XIX/Jawa Barat, Minggu (18/9).

"Harapan saya karateka asal Kabupaten Jembrana ini, mampu meraih medali emas pada hari pertama pertandingan yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB) nanti," kata Pelatih kumite tim karate PON Bali I Putu Deddy Mahardika di Bandung, Sabtu.

Menurut dia, Nyoman Budi Kertiyasa dipercaya mampu meraih medali emas, karena memiliki kemampuan yang cukup diandalkan sehingga mampu mengalahkan lawannya.

Selain Budi Kertiyasa, lanjut Deddy, ada tiga atlet Bali lainnya yang turut bertanding pada hari pertama cabang olahraga karateka itu, yakni I Putu Aditya Putratama kelas kumite -84 kg perorangan putra.

Selanjutnya, Putu Yoga Yudistira kelas kata perorangan putra dan Ni Made Suci Astuti di kelas kata perorangan putri. "Pada hari pertama berlangsung pertandingan nanti akan langsung dilakukan perebutan medali. Jadi kami berharap ke empatnya bisa memberikan hasil yang terbaik bagi Bali," katanya.

Terkait siapa lawan yang akan dihadapi dua karateka Bali di kelas kumite, pihaknya belum dapat memberikan kepastian, karena hingga saat ini masih berlangsungnya pengundian atau drawing.

"Saya mengharapkan kedua karateka dikelas kumite tidak mendapat lawan terlalu kuat," ujarnya.

Untuk waktu pertandingan cabang olahraga karateka itu, akan dumulai pada Pukul 09.00 Wita hingga selesai. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016