Tabanan (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional X agar memupuk rasa kebangsaan, memperluas wawasan, dan mempererat rasa persaudaraan.

"Jambore Nasional(Jamnas) yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia dan merupakan momentum berharga untuk tim Pramuka Kwatir Bali dalam memupuk rasa kebangsaan, persaudaraan dan wawasan antarpramuka seluruh provinsi di Indonesia," kata Sudikerta dalam acara Pelepasan Kontingen Jambore Nasional X Tahun 2016 di Bumi Perkemahan Pramuka Margarana, Tabanan, Jumat.

Terkait dengan tema Jambore Nasional tahun 2016 yaitu "Keren, Gembira, Asyik", dinilainya memiliki makna yang sangat dalam sebagai upaya menumbuhkan semangat dan rasa kemandirian kepada generasi muda.

Dia meminta kontingen Bali menunjukkan usaha terbaik dalam ajang Jamnas yang akan berlangsung di Cibubur, Jakarta, tersebut. Selain itu, dia berpesan agar kontingen Pramuka Bali memetik manfaat positif dari pelaksanaan Jamnas.

Sudikerta juga berpesan agar para pendamping kabupaten dan provinsi dapat memandu para peserta dengan baik, sehingga seluruh kegiatan dapat diikuti dengan lancar oleh seluruh kontingen Jamnas Kwartir Bali.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Ketut Wija dalam laporannya yang dibacakan pimpinan rombongan Jamnas X tahun 2016 I Gusti Lanang Jelantik mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada 14-21 Agustus 2016 di Cibubur.

Sebelum bertolak ke Cibubur, kontingen Bali melaksanakan pemantapan selama dua hari dari 29-30 Juli di Bumi Perkemahan Margarana-Tabanan.

Kontingen Bali berkekuatan 367 orang yang berasal dari adik-adik pilihan dari kwarcab/kwarda sembilan kabupaten/kota se-Bali.

Materi yang akan diberikan selama pemantapan, di antaranya penjelasan hasil simulasi pelaksanaan Jamnas, pemantapan kegiatan karnaval budaya yang akan melibatkam seluruh peserta Jamnas serta materi lainnya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016