Denpasar (Antara Bali) - Kepala Lapas Kerobokan Denpasar Siswanto melarang warga binaannya untuk merayakan malam tahun baru di luar penjara demi alasan keamanan.

"Ada beberapa napi lewat petugas jaga meminta izin agar diperbolehkan merayakan tahun baru di luar lapas, namun saya tidak mengizinkannya," kata Siswanto saat dihubungi di Denpasar, Bali, Jumat.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan izin bagi semua napi untuk merayakan tahun baru di luar lapas, karena hal itu sangat membahayakan menyangkut keamanannnya.

Seperti diketahui, pada malam pergantian tahun, banyak masyarakat merayakan pesta tahun baru di berbagai tempat, sehingga jika pihaknya mengizinkan napi pergi ke luar lapas tentu saja mengundang kerawanan.

Saat ini semua petugas keamanan terfokus untuk mengamankan perayaan tahun baru di pusat-pusat keramaian, sehingga demi alasan keamanan pihaknya tidak menggelar perayaan tahun baru di lapas.

"Petugas kami sangat terbatas, kalau harus mengawasi 700 orang seandainya digelar perayaan pesta tahun baru di lapas, tentu tidak bisa maksimal," ujarnya.

Terlebih, sebelumnya lapas juga telah menggelar serangkaian kegiatan dalam merayakan Natal yang diikuti para warga binaan beragama Nasrani.

"Ya saya harapkan semua warga binaan berbesar hati, tidak perlu ikut-ikutan merayakan tahun baru seperti masyarakat di luar penjara," harap mantan Kalapas Anak di Medan itu.

Meski begitu, Kalapas pada tutup tahun ini tak lupa mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh warga binaan, dengan harapan tahun baru 2011 dapat dijadikan momentum penting untuk berubah ke arah yang lebih baik.

"Hari ini tidak ada perayaan khusus tahun baru, namun nanti kami akan gelar 'open house' yang berkaitan dengan perayan Natal di lapas," katanya menambahkan.(*)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2010