Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak jajaran DPRD provinsi setempat untuk meninjau proses pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali Mandara yang ditargetkan rampung pada April 2017.

"Ini RS Internasional bukan hanya untuk para `bule` tapi justru diperuntukkan keluarga kita yang sakit dan kurang mampu yang membutuhkan perawatan terbaik," kata Pastika di lokasi pembangunan RSI tersebut, di Denpasar, Kamis.

Mantan Kapolda Bali itu juga menekankan tidak hanya orang kaya yang berhak menikmati fasilitas rumah sakit yang bagus, namun masyarakat miskin juga memiliki hak dan menjadi tugas pemerintah untuk memfasilitasinya.

"Kalau sudah ada RS ini, biar masyarakat miskin juga bisa merasakan fasilitas dan kamar rumah sakit yang bagus," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pastika menginstruksikan agar fasilitas untuk kamar kelas 3 diprioritaskan untuk segera diselesaikan sehingga bisa menampung pasien dari keluarga miskin.

"Saya harap fasilitas untuk kelas 3 dapat diprioritaskan untuk segera diselesaikan terlebih dahulu, tidak perlu sekaligus karena ada tahapannya," ucapnya.

Tidak saja menampung pasien dari kalangan kurang mampu, dengan lokasi dan fasilitas yang bertaraf intenasional, pembangunan rumah sakit ini menurut Pastika bisa diarahkan untuk menjadi destinasi wisata kesehatan "medical tourism".

Apalagi hal ini sudah mendapat dukungan dari pemerintah pusat yang sekaligus juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan tenaga medis berkemampuan dan bertaraf internasional.

"Ini bisa menjadi salah satu destinasi yang susah untuk diikuti daerah lain dan ini akan menjadi nilai lebih kita," katanya.

Terkait wacana pembangunan Rumah Sakit Khusus Kanker, Pastika juga sempat menerangkan bahwa lokasi pembangunan rencananya berdampingan dengan RS Internasional Bali Mandara mengingat di lokasi pembangunan RS Internasional Bali Mandara masih terdapat lahan yang memungkinkan untuk dibangun RS Khusus Kanker.

"Jadi saya rasa tidak ada masalah jika di sini juga dibangun RS Khusus kanker, dan pembangunan RS Internasional ini juga berjalan dengan lancar sehingga diharapkan bisa segera diresmikan demi masyarakat Bali," ujar Pastika.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali bersama pimpinan DPRD Provinsi Bali yang terdiri atas Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, wakil ketua I Nyoman Sugawa Korry dan Gusti Bagus Alit Putra beserta beberapa anggota dewan dan juga Kepala SKPD terkait melihat pengerjaan kamar dan juga ruang IGD RS tersebut. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016