Denpasar (Antara Bali) - Indonesia dalam waktu dekat akan memiliki tempat latihan olah raga karete atau dojo terbesar di dunia berlokasi di Bekasi, Jawa Barat, yang menghabiskan dana hingga Rp28,2 miliar lebih.

"Insya Allah, Januari tahun depan sudah bisa diresmikan," kata Ketua Umum KKI (Kyushin Ryu M Karate Do Indonesia) Oesman Sapta di sela-sela pengukuhan KKI Pengurus Provinsi Bali 2010-2015 di Denpasar, Selasa.

Dikatakan Oesman, berdirinya bangunan dojo yang disebut-sebut terbesar di dunia itu dimaksudkan untuk memberikan fasilitas bagi olah raga karate yang terus berkembang di tanah air.

"Seperti diketahui, atlet KKI kita pernah menjadi juara tiga dunia. Jadi ya alhamdulillah karate terus berkembang sehingga kita bangun dojo yang terbesaer di dunia yang ada Bekasi," kata Oesman.

Bangunan dojo tersebut sudah diakui para tokoh karatedo dunia berbagai aliran yang telah meninjau lokasi. Diperkirakan bangunan dojo tersebut akan mampu menampung latihan 80 hingga 150 atlet.

Dia menegaskan bahwa sepenuhnya bangunan itu tidak mendapat bantuan pemerintah atau menyedot anggaran daerah melainkan murni digali berdasar dukungan semua lapisan masyarakat, katanya.

Hadir dalam pengukuhan Pengurus KKI Bali yang diketuai Anak Agung Ngurah Mahendra itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Rachmat Budiyanto dan para sesepuh KKI Bali.

Dalam kesempatan itu, Oesman mengatakan, lahirnya bangunan dojo terbasar itu diharapkan bisa memfasilitasi untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet Indonesia dibidang karate.

Salah satu program yang akan dilakukan itu mulai tahun depan adalah menjaring bibit unggul dari daerah-daerah sejak usia dini.

"Atlet-atlet muda berbakat yang bagus di daerah kita tarik ke pusat, kita sekolahkan mereka sejak dari tingkat SD, SMP dan SMA," ujar Oesman yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Hotel Aston, Denpasar itu.

Jika nantinya mereka memiliki karir baik, KKI akan membiayai sehingga para atlet daerah terpilih itu tidak perlu memikirkan biaya pendidikan selama di Jakarta.

"Mereka tidak usah lagi memikirkan biaya untuk sekolah, apalagi yang orang tuanya tidak mampu, padahal anaknya bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa," ucapnya.

"Saya harapkan ke depan setiap daerah harus mampu membangun dojo KKI untuk memfasilitasi para atlet kareto daerah," ujarnya.

Kepengurusan KKI Bali adalah, Ketua Umum AA Ngurah Mahendra dengan Ketua Harian I Made Suardana, Sekretaris Umum I Wayan Arya dan Bendahara Ida Bagus Putra Negarayana. (*)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2010