Denpasar (Antara Bali) - Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Bali menyeleksi sebanyak 198 calon mahasiswa program pascasarjana dua kategori yakni program magister (S2) dan program doktor (S3).

"Seleksi yang dilakukan menyangkut tes psikologi, tulis dan wawancara," Kata Direktur Program Pascasarjana IHDN Denpasar, Dr Drs Ketut Sumadi M Par di Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan, pada tahun ini, menyeleksi sebanyak 114 calon mahasiswa program studi Dharma Acarya (M Pd H), 24 calon mahasiswa program studi Brahma Widya (M Fil H), 20 calon mahasiswa program studi Magister Pendidikan Bahasa Bali dan 25 calon mahasiswa program studi Magister Komunikasi Hindu.

Sementara itu, untuk program doktor (S3) peserta yang mendaftar dan mengikuti seleksi berjumlah 15 orang dari program studi Ilmu Agama.

Sementara itu, Asisten Direktut II Pascasarjana IHDN, DR Dra Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani MPd menjelaskan,  pada tahun ini, IHDN juga menerima satu calon mahasiswa luar negeri asal India yakni Kuzhivelil Sumesh Soman, terdaftar sebagai calon mahasiswa program Doktor (S3) Ilmu Agama Hindu.

"Hadirnya calon mahasiswa asal luar negeri bergelar profesor mencerminkan program pascasarjana kampus Hindu terbesar di Indonesia ini diminati semua kalangan akademisi," katanya.

Selain itu, Srie Kusuma Wardhani menambahkan, tiga profesor akan menempuh pendidikan program studi Ilmu Agama Hindu, masing-masing satu orang profesor asal Universitas Udayana, satu orang profesor asal India (Kuzhivelil Sumesh Soman).

  Ia melanjutkan, Program Pascasarjana IHDN sebagai lembaga pendidikan tinggi agama terbaik di Bali telah menetapkan agama dan kebudayaan sebagai pola ilmiah pokok sekaligus sebagai metode pengembangan ilmu masa depan.

"Kami menyelenggarakan program pendidikan tinggi lanjutan di atas pendidikan program sarjana dengan tujuan menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan keahlian dan kemampuan akademik pada bidang pendidikan maupun nonkependidikan yang lebih tinggi," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo

Editor : I Made Andi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015