Denpasar (Antara Bali) - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan, Bali terus berupaya meningkatkan produksi perikanan tangkap laut dengan cara memberdayakan kelompok nelayan di daerah itu.

"Pemberdayaan kelompok nelayan sangat penting dilakukan agar mampu meningkatkan potensi perikanan tangkap yang ada," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan, Gede Bogorada, saat dihubungi di Denpasar, Minggu.

Menurut dia, pemberdayaan yang dimaksud agar dapat meningkatkan produksi hasil perikanan tangkap dengan cara memberikan bantuan alat tangkap, mesin kapal dan memberikan pelatihan kepada nelayan cara mengunakan alat tangkap itu.

"Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menggalakkan program bantuan sarana dan prasarana alat tangkap kepada nelayan didaerah itu agar produksi perikanan semakin melonjak," ujarnya.

Ia menuturkan selama ini perikanan tangkap khususnya di laut teritorial baru termanfaatkan 917 ton per tahun, namun melihat potensi perikanan tangkap laut di Kabupaten Tabanan dapat mencapai 3.510 ton per tahun.

Kendala yang dihadapi untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap itu karena perlu adanya pelatihan SDM, teknologi, investasi dan produk hukum yang ada.

"Penyebab lain produksi perikanan tangkap belum optimal karena kelompok nelayan di kawasan pesisir Tabanan masih melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan kapal jukung (kapal yang berukuran kecil) sehingga hasil tangkapan tidak sebanyak kapal miodern," ujarnya.

Ia mengakui untuk pengajuan bantuan kapal berukuran besar kepada pemerintah untuk nelayan setempat sudah pernah dilakukan, namun melihat geografis pesisir pantai tabanan yang bertebing dan berombak besar, maka tidak memungkinkan untuk dibangun pelabuhan untuk bersandarnya kapal berukuran besar itu.

Sedangkan, saat ini masyarakat pesisir tabanan masih mengandalkan melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan kapal jukung yang masih memungkinkan dapat disandarkan diarea pesisir pantai yang tidak terdapat dermaga.

Meskipun untuk memberikan bantuan kapal besar tidak memungkinkan, pemerintah Kabupaten Tabanan secara berkesinambungan tetap memberikan bantuan mesin kapal dengan kapasitas 15 PK kepada nelayan agar dapat melakukan kegiatan melaut lebih jauh sehingga hasil tangkapan ikan yang didapat semakin banyak.

"Tahun ini pemerintah Provinsi Bali segera memberikan bantuan 23 unit mesin kapal dan beberapa alat tangkap lainnya yang diberikan kepada nelayan pesisir Tabanan," ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya terus membantu para nelayan setempat agar mampu melakukan penangkapan ikan lebih luas dengan sarana dan prasarana memadai. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya

Editor : I Made Surya


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015