Incheon (Antara Bali) - Pembukaan pesta akbar olahraga Asian Games 2014 berlangsung meriah diwarnai tayangan sejarah Incheon di stadion utama Asiad Incheon, Korea Selatan, Jumat malam.

Namun tidak seperti pada perhelatan event Asian Games sebelumnya yang hanya menyuguhkan pentas yang menampilkan kebudayaan setempat, kali ini kebudayaan dari 45 negara juga diperkenalkan kepada para penonton.

Di dalam stadion berkapasitas 60 ribu tempat duduk itu, pengunjung pembukaan pertamakali disuguhi tari-tarian dan lagu tradisional Korsel.

Para penari mengenakan pakaian tradisional Korsel "Hanbok".

Tayangan dilanjutkan pentas tarian kontemporer yang menggambarkan sejarah Incheon.

Diwarnai tayangan video layar raksasa, pentas pembukaan yang bertemakan "meet the bright future of Asia" yang artinya bahwa Asia adalah tanah yang menjanjikan masa depan yang cerah untuk rakyat Korsel, itu juga disemarakkan konfigurasi yang dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang canggih..

K-Pop yang dipentaskan dua lagu dari Boy Band Exo dengan 12 anggotanya menambah meriah pentas pembukaan event empat tahunan Asia itu.

Suasana bertambah semarak dengan pancaran sinar lampu yang berada di kursi penonton, serta gambar-gambar laser yang memantul di panggung

Pentas pembukaan Asian Games 2014 juga menampilkan aktor Korsel Jang Don Gun yg menceritakan visi Asia masa lalu. Tampilan lainnya dari aktor Kim Soo dalam video klip nya.

Setelah pentas panggung, perwakilan dari 45 negara peserta Asian Games memasuki lapangan untuk berjalan melakukan defile.

Pada acara pembukaan itu, ketua panitia Asian Games 2014 Kim Youngsoo menyampaikan pidatonya.

Acara pembukaan Asian Games 2014 dihadiri presiden Korsel Park Geun-hye.

Pada acara defile kontingen dari seluruh negara di stadion utama Asiad itu, atlet renang I Gede Siman Sudartawa dipercaya membawa bendera Merah-Putih saat defile kontingen Indonesia melintas di stadion Asiad. (WDY)

Pewarta: Oleh Aris Budiman

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014