Denpasar (Antara Bali) - Jenazah Anggota DPR RI Laurens Bahang Dama (50) yang tewas akibat tersengat aliran listrik di rumahnya masih disemayamkan di Rumah Duka Rumah Sakit Angkatan Darat Udayana di Denpasar, Bali.

"Beliau sangat bersahabat sekali dan suka senyum," kata Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Bakri ditemui di RSAD Udayana Denpasar, Kamis.

Dia mengatakan bahwa dirinya memiliki banyak kenangan dengan almarhum selama menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI itu.

"Beliau mengingatkan kami untuk kegiatan halal bihalal yang rencananya akan berlangsung besok (Jumat). Selama beliau ini menjadi pimpinan di Komisi V, baru ada halal bihalal, sebelumnya belum pernah ada. Ini mungkin tanda-tanda," ucapnya.

Bakri menyatakan bahwa Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa bahkan sangat kehilangan sosok politisi PAN itu karena telah mengabdi bagi bangsa dan negara termasuk kepada partai.

"Hatta Rajasa sangat kehilangan sosok Laurens," ucapnya.

Sementara itu beberapa keluarga dan kerabat silih berganti berdatangan untuk melayat ke Rumah Duka RSAD Udayana.

Isak tangis mewarnai kepergian politisi yang memiliki dua orang putri itu.

Sementara itu seorang kerabat almarhum, Bonefasius Nggahaam mengatakan bahwa rencananya jenazah akan diberangkatkan ke Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (16/8).

"Tetapi itu (keberangkatan ke NTT) masih melihat perkembangan nanti. Jenazah rencananya akan diserahterimakan kepada pihak keluarga di sini (Rumah Duka RSAD Udayana)," katanya.

Laurens Bahang Dama tewas akibat tersengat aliran arus listrik di kamar mandi kediamannya di Jalan Pulau Adi I Denpasar pada Rabu (13/8) sekitar pukul 19.00 Wita.

Saat itu almarhum tengah menolong putri keduanya Sherli yang berteriak karena tersengat arus listrik saat tengah mandi menggunakan air hangat pada `shower` kamar mandinya.

Politisi kelahiran NTT 13 Februari 1964 itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Surya Husada Denpasar namun tak tertolong. Sedangkan putrinya selamat. (WDY)

Pewarta: Oleh Dewa Wiguna

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014