Jakarta (Antara Bali) - Mantan istri capres Prabowo Subianto, Siti Hediati Hariyadi, menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanya tentang sosok "ibu negara" jika capres nomor urut satu tersebut memenangi pilpres.

"Kalau dia (presiden) bisa menjalankan amanatnya, saya pikir tidak perlu (ibu negara)," ujar Hediati yang akrab dipanggil Titiek usai memilih di TPS 01 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.

"Saya rasa di negara lain ada juga yang tanpa first lady dan itu berjalan baik juga. Ibu negara tidak perlu-perlu amat," ujarnya.

Titiek, anak dari presiden ke-2 RI Soeharto, secara terbuka mendukung mantan suaminya tersebut.

Pada 20 Juni, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD, menyebut tentang kemungkinan rujuknya Prabowo dengan Titiek.

Mengenai pilpres, Titiek mengatakan pemilihan tersebut seperti pertandingan dengan peserta yang harus siap menang dan siap kalah.

"Ini pemilu, rakyat yang milih. Berharap yang terbaik buat bangsa," katanya.

Pemilihan Presiden 2014 diikuti oleh dua pasang calon yaitu nomor urut 1 Prabowo Subianto- Hatta Rajasa dan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla. (WDY)

Pewarta: Oleh Arie Novarina

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014