Bentrokan di Mesuji Berangsur Kondusif

Jumat, 4 April 2014 7:39 WIB

Bandarlampung (Antara Bali) - Bentrokan antarwarga di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, berangsur kondusif, setelah aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di tempat kejadian.

"Situasi sudah berangsur kondusif, tim buru sergap (buser) pun telah turun dan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak," kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih di Bandarlampung, Kamis.

Dia mengatakan bentrok itu memakan korban jiwa, yakni satu orang atas nama Yusnadi dan tiga orang mengalami luka hingga mendapatkan perawatan cukup intensif.

"Terjadi perkelahian antara warga Desa Pematang Panggang OKI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan warga Desa Marga Jaya Register 45 Mesuji Provinsi Lampung di kawasan Register 45 kejadian sekitar pukul 13.00 WIB," kata dia.

Ia mengatakan kronologis kejadian berawal dari tanaman singkong warga register 45 dicabuti, dengan maksud hendak dipanen oleh warga Pematang Panggang.

Namun, belum sempat diangkut ke mobil, warga register 45 dari Desa Marga Jaya sempat melarang, tetapi hal tersebut tetap dilakukan dan terjadilah bentrok.

"Dalam peristiwa tersebut, satu orang dibacok oleh warga register 45," kata dia.

Ia mendengar hal tersebut kelompok Pematang Panggang menyerang register 45 untuk membalas dendam dengan tujuan rumah Muslim, salah satu orang yang dituakan di Desa Marga Jaya.

"Akan tetapi situasi saat ini sudah terkendalai, pihak Polres Mesuji telah siaga di lokasi," kata dia.

Dia menegaskan bahwa untuk mengantisipasi kejadian susulan, pihak kepolisian telah disiagakan.

Saat ini langkah yang telah dilakukan reskrim dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi dan alat bukti lain untuk identifikasi pelaku.(WDY)

Pewarta: Oleh Roy Baskara Pratama

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014

Terkait

Pemblokiran Jalan Mesuji

Rabu, 4 September 2013 18:41

Anas Ingatkan Empat Potensi Konflik

Sabtu, 28 Januari 2012 17:24

Anggota DPR Cermati Masalah Di Mesuji

Selasa, 20 Desember 2011 14:38
Terpopuler