Denpasar (Antara Bali) - Rencana pembangunan jalan bawah tanah (underpass) di persimpangan Jalan Gatot Subroto-Jalan Cokroaminoto, Kota Denpasar, tidak jelas.

"Itu masih sebatas wacana. Sampai sekarang belum ada kabar lagi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika, Selasa.

Menurut dia, pembangunan "underpass" tersebut merupakan salah satu cara untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang selama ini hampir terjadi setiap hari di persimpangan padat kendaraan itu.

"Namun, hal itu masih perlu kajian dan penelitian yang lebih mendalam. Yang melakukan juga pusat karena statusnya sebagai jalan nasional. Termasuk pembahasan secara terperinci, sistem pengaturan lalu lintas, serta kebutuhan biaya yang diperlukan," ujarnya.

Kalau pun proyek tersebut dilaksanakan, dia memperkirakan tidak akan bisa cepat dan mudah direalisasikan karena harus mempertimbangkan banyak faktor.

"Kami belum mengetahui apakah `underpass` tersebut jadi dibangun atau malah hanya sekedar wacana. Apa bagian atau tugas kami di daerah? Itu juga belum jelas," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Bima Wikrama mengatakan, pembangunan "underpass" dianggap satu-satunya solusi yang paling masuk akal untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Ibu Kota Provinsi Bali itu. (LHS)

Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati

Editor : Ni Luh Rhismawati


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013