Jayapura (Antara Bali) - Salah seorang pejabat penting di Kabupaten Jayawijaya dan beberapa pejabat setempat diduga memukul Kepala Bandara Wamena, Papua, Junikar Pakondo, beserta salah seorang staf apron, pada Minggu (7/7) sehingga memicu aksi protes yang mengakibatkan penerbangan terhenti.

Pemukulan yang terjadi pada Minggu (7/7) ini menyebabkan para pegawai Bandara Wamena melakukan aksi mogok, dengan tidak melayani penerbangan sehingga aktivitas penerbangan lumpuh total. Ratusan penumpang dikabarkan terlantar di Bandara Wamena.

Junikar Pakondo ketika dihubungi melalui telepon selularnya dari Jayapura, Senin, membenarkan kejadian tersebut. Dia juga membenarkan, selain dirinya, salah seorang pegawai di bagian apron bernama Edi Yohanes Purba atau Edi Horas juga menjadi korban pemukulan.

"Saya dan seorang pegawai ATC dipukul. Saya sudah membuat laporan polisi dan hingga sekarang belum ada negosiasi atau penyelesaian dengan pihak yang diduga melakukan pemukulan," katanya. (*/M038)

Pewarta: Oleh Hendrina Dian Kandipi

Editor : M. Irfan Ilmie


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013