Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, mewadahi kreativitas anak melalui Gianyar Student Creativities (GSC) guna mengasah bakat dan potensi di bidang seni dan budaya.
“Saya berharap anak-anak mempunyai mental yang bagus, semakin kreatif dan penuh inovasi dalam belajar dan berkarya,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia di Gianyar, Rabu.
GSC diwarnai pawai kebangsaan yang melibatkan sekitar 700 anak dari satuan pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Gianyar, serta anak-anak dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Widya Gupta Kemenuh.
Para pelajar juga memamerkan hasil karya seni jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, dan SMP.
Selain itu, lomba kreativitas tingkat PAUD, lomba cerdas cermat tingkat SD, lomba video pendek jenjang SMP, dan pertunjukan kreativitas seni dan keterampilan mulai 1-3 April 2026 di Balai Budaya dan Alun-alun Kota Gianyar.
Ia mengapresiasi tenaga pendidik yang telah membina para pelajar tersebut dalam mengasah bakat dan potensi mereka di bidang seni.
“Gianyar sebagai kota budaya, tentunya peserta didik harus dibekali peningkatan potensinya baik di bidang seni, budaya dan keterampilan,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Mawa menambahkan GSC 2026 menyesuaikan tema Hari Jadi Kota Gianyar ke-255 yaitu "Prasada Bhakti Ulangun" yang bermakna Kemuliaan Pesona Gianyar.
“Dharma dan kewajiban siswa terus bangkit berkarya sesuai potensinya di era digitalisasi dan gempuran globalisasi,” ucap Mawa.
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026