Kepolisian Resor Jembrana, Bali, melakukan uji coba pengenaan retribusi parkir manuver menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, agar arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Jembrana agar arus mudik tetap lancar, meskipun harus melewati pos retribusi," kata Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat.

Dia mengatakan ada beberapa hal yang akan dibahas dengan instansi terkait di Pemkab Jembrana yakni teknis pungutan retribusi nontunai di parkir manuver yang menuju pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk tersebut.

Salah satu yang akan dikoordinasikan yaitu pos retribusi tetap menerima pembayaran tunai, karena tidak semua pengemudi kendaraan yang melintas memiliki kartu nontunai.

"Contohnya, pengendara sepeda motor biasanya tidak memiliki kartu untuk pembayaran nontunai karena tidak pernah masuk tol," katanya.

Agar pelayanan di pos retribusi yang dikelola Pemkab Jembrana tersebut berjalan cepat, dia menyarankan petugas untuk menyiapkan uang pengembalian.

"Semua hal yang menunjang kelancaran mudik akan kami bicarakan dengan instansi terkait. Kami yakin seluruh institusi pemerintahan ingin mudik aman dan lancar," katanya.

Untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah, beberapa waktu lalu Pemkab Jembrana menerapkan pungutan nontunai bagi kendaraan yang keluar dan masuk Pelabuhan Gilimanuk.

Sebelum menuju jalur masuk pelabuhan, kendaraan harus melewati pos retribusi di parkir manuver, sementara yang keluar pelabuhan pembayaran retribusi dilakukan di Terminal Gilimanuk.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Jembrana I Wayan Sudiarta yang dikonfirmasi, belum memberikan jawaban.

Saat uji coba retribusi nontunai di Gilimanuk beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Jembrana I Made Budiasa mengatakan karena masih dalam tahap sosialisasi pihaknya masih menerima pembayaran tunai.

Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong Ismadi

Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026