Tabanan (Antara Bali) - Proyek pembangunan senderan di Pura Beji Pejaten, Banjar/Desa Pejaten, Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali senilai Rp200 juta yang masih dalam pengerjaan jebol sebelum rampung dikerjakan.
"Proyek senderan di bibir Tukad Yeh Panan itu jebol pada hari Selasa (28/5) sore, namun warga baru mengetahui keesokan paginya. Senderan sepanjang 40 meter itu diduga roboh lantaran tergerus air, karena saat itu turun hujan deras," kata salah seorang panitia pembangunan senderan Pura Beji Pejaten, I Ketut Gita saat dijumpai Jumat.
Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir, selain merobohkan senderan, juga mengikis tanah yang ada di sekitar senderan, sehingga pascakejadian terdapat sedikit ceruk di sebelah timur pura.
Sementara bangunan senderan yang jebol diperkirakan mencapai 40 meter dan tinggi senderan sekitar delapan meteran, jelas Gita. (IGT)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013
"Proyek senderan di bibir Tukad Yeh Panan itu jebol pada hari Selasa (28/5) sore, namun warga baru mengetahui keesokan paginya. Senderan sepanjang 40 meter itu diduga roboh lantaran tergerus air, karena saat itu turun hujan deras," kata salah seorang panitia pembangunan senderan Pura Beji Pejaten, I Ketut Gita saat dijumpai Jumat.
Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir, selain merobohkan senderan, juga mengikis tanah yang ada di sekitar senderan, sehingga pascakejadian terdapat sedikit ceruk di sebelah timur pura.
Sementara bangunan senderan yang jebol diperkirakan mencapai 40 meter dan tinggi senderan sekitar delapan meteran, jelas Gita. (IGT)
Editor : Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013