Pemkab Badung, Bali, memberikan atensi pada kerusakan jalan dan jembatan di kawasan Kerobokan akibat bencana banjir meskipun ruas tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kerobokan-Munggu-Tanah Lot.

“Kami berkoordinasi dengan jajaran PUPR Provinsi Bali sebagai keseriusan kami dalam menjaga konektivitas wilayah, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jalan,” ujar Plt. Kepala Dinas PUPR Badung I Nyoman Karyasa dalam keterangannya di Mangupura, Minggu.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi, tahap konstruksi akan dimulai setelah perencanaan teknis selesai serta akan dilakukan ritual matur piuning pada Senin (22/9) besok.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Bali. Hasilnya, pelaksanaan konstruksi akan dimulai setelah perencanaan teknis selesai,” jelas dia.

Nyoman Karyasa mengatakan meskipun perbaikan belum dilakukan, tim PUPR Badung telah lebih dulu membersihkan sampah di permukaan jalan dan saluran irigasi di bawah jalan. 

Selain itu, pihaknya bersama tim perencana juga sudah menuntaskan survei lapangan dan menyusun perencanaan teknis terkait jenis konstruksi yang akan digunakan.

Dari hasil survei dan perencanaan yang dilakukan, akan dilakukan penanganan konstruksi berupa Dinding Penahan Tanah (DPT) pada lokasi yang longsor.

“Selain itu juga akan dilakukan penggantian gorong-gorong di bawah jalan dengan Box Culvert Top-Bottom yang masih dilakukan pemesanan dan diproduksi di Jawa Timur,” kata dia.

Ia menambahkan, di bawah ruas jalan tersebut terdapat gorong-gorong saluran irigasi berukuran lebar 2,4 meter dan tinggi 1,8 meter.

Pihaknya berharap kolaborasi dengan Pemprov Bali dalam penanganan dampak banjir dapat mempercepat pemulihan infrastruktur vital.

“Kami sudah dilakukan kordinasi dengan Dishub Provinsi Bali, Dishub Badung, Dinas PUPR Badung, Kelurahan Kerobokan Badung, pemilik utilitas dan masyarakat pemilik bangunan terdampak,” pungkas Nyoman Karyasa.

 

 

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf

Editor : Widodo Suyamto Jusuf


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2025