Negara (Antara Bali) - Mengantisipasi penjualan daging yang tidak sesuai standar kesehatan, seperti penggunaan pengawet dan formalin, petugas gabungan dari Dinas Perdagangan, Peternakan Dan Kesehatan Jembrana, Kamis melakukan pemeriksaan ke Pasar Umum Negara.

"Menjelang Hari Raya Galungan permintaan daging khususnya ayam meningkat. Kami tidak ingin pedagang memanfaatkan hal ini, dengan menjual daging yang membahayakan kesehatan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Jembrana, I Wayan Mayun.

Saat masuk ke komplek penjualan daging Pasar Umum Negara, petugas mengamati daging yang dijual, khususnya dengan ciri-ciri yang dicurigai mengandung pengawet.

Menurut Mayun, ciri daging ayam yang menggunakan pengawet, warnanya kebiruan serta berbau tidak sedap.

Namun dari pemeriksaan ini, petugas tidak menemukan daging baik sapi maupun ayam yang dicurigai membahayakan kesehatan konsumen.(GBI)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013