Jakarta (Antara Bali) - Cerita Ramayana yang berasal dari epos atau karya sastra tradisional India ternyata bisa disajikan secara modern dan atraktif.

Cerita Ramayana memang sudah menyebar luas dan menjadi bagian budaya dari masyarakat Asia Tenggara, tidak terkecuali di Indonesia, Kamboja dan Thailand. Kisah yang biasanya disajikan dalam pewayangan maupun drama disajikan secara berbeda di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), demikian dilaporkan, Rabu malam.

Tiga koreografer berbakat Sophiline Cheam Shapiro (Kamboja), Pichet Klunchun (Thailand) dan Eko Supriyanto (Indonesia) menampilkan cerita Ramayana dari sudut pandang mereka masing-masing.

Paduan gerakan yang indah dengan pencahayan serta efek suara yang dramatis membuat penonton yang memadati GKJ seperti terhiponitis. Tepuk tangan meriah diberikan penonton setelah satu jam lebih pertunjukan berlangsung.

"Pertunjukannya bagus sih, tapi gak bisa nangkap cerita Ramayananya buat tarian dari koreografer Indonesia sama Thailand tadi," kata salah seorang penonton Fitri. (*/DWA/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013