Laga tarung bebas Summer Fights kembali digelar di Bali pada Minggu (18/12) untuk mendukung pemerintah mencetak atlet-atlet Muay Thai berprestasi di tingkat nasional dan dunia.

Oleh karena itu, Summer Fights keempat pada 2022 menampilkan pertandingan para petarung muda usia 10 tahun dan usia 13 tahun demi menunjukkan kepada publik dan pemangku kepentingan atlet Muay Thai masa depan Indonesia.

“Untuk match (laga) itu, kenapa ada anak usia 10 tahun dan 13 tahun, tujuannya untuk menemukan future fighter (atlet masa depan) di Indonesia, karena dari bibit-bibit seumur mereka ini, inilah yang mewakili Indonesia nanti untuk pertandingan-pertandingan internasional,” kata Promotor Summer Fights Marcos Manurung saat jumpa pers di lokasi pertandingan di International Conference Center (ICC), Kuta, Badung, Bali, Sabtu.

Oleh karena itu, Marcos menilai Summer Fight dapat menjadi ajang mengasah kemampuan para petarung muda itu sehingga mereka dapat tumbuh menjadi atlet yang punya banyak pengalaman bertanding.

Baca juga: PB ESI: WEC Ke-14 di Bali dapat cetak atlet kelas dunia

“Jadi, kami mulai bibit mereka, mulai bina mereka dari seumur ini sehingga saat mereka beranjak remaja dan dewasa, mereka punya karier yang bagus di industri Muay Thai ini,” kata Marcos.

Walaupun demikian, sorotan utama Summer Fights kali ini merupakan perebutan sabuk kejuaraan kategori middleweight, lightweight, dan welterweight. Sabuk juara Summer Fight yang diperebutkan oleh para petarung profesional itu telah diakui oleh Muaythai Professional Indonesia (MPI).

Artinya, pemegang sabuk juara dapat menantang dan ditantang oleh petarung profesional lainnya di pertandingan tingkat nasional, regional, dan internasional.

Untuk kategori middleweight, Serieal Effendy, petarung profesional dari Kinantan Factory Jakarta, bakal berhadapan dengan Raymond dari Team Robert. Sementara itu pada kategori welterweight, petarung profesional Rahman Husin dari Beat Up Camp bakal berhadapan dengan Maruli dari Dee Muay Thai.

Terakhir pada kategori lightweight, petarung profesional Brandon dari Beat Up Camp bakal berhadapan dengan Fahri dari Bali MMA.

Baca juga: Pertandingan tinju Porprov XV Bali jadi ajang seleksi atlet PON

Pada laga pro, petarung profesional Arismawan dari Reborn Camp juga bakal berhadapan dengan Jemito dari Dee Muay Thai.

Kemudian pada kelas semi pro, Summer Fights juga bakal menampilkan laga petarung perempuan, yaitu Winnia dari Bali MMA melawan Sri dari Twinflame. Di kelas semi pro, Ashish dari Bali MMA juga akan berhadapan dengan Mbas di kategori lightweight, kemudian Edsar dari Ubud Muay Thai melawan Gata dari Boa Muaythai untuk kategori welterweight.

Terakhir pada kategori beginner, Summer Fights juga menampilkan para petarung usia 10–13 tahun, yaitu Gede dari Tohlangkir Muaythai melawan Rapahel dari Dee Muay Thai.

Laga pertama Summer Fights bakal berlangsung Minggu mulai pukul 16.00 WITA dan berakhir pada malam hari.

Marcos pada sesi jumpa pers menjanjikan Summer Fights bakal menghadirkan pertandingan yang panjang dan penuh kejutan terutama untuk para penikmat olahraga Muay Thai.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Summer Fights kembali digelar di Bali untuk cetak atlet Muay Thai

Pewarta: Genta Tenri Mawangi

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022