Negara (Antara Bali) - Srimpiani (39), seorang guru di Kabupaten Jembrana tewas tertabrak pick up yang melaju bukan pada jalurnya, saat hendak berangkat mengajar, Rabu.

Informasi yang diperoleh, pick up Nopol DK 9318 VE yang dikemudikan Baedawi (39), meluncur dari arah Gilimanuk menuju Denpasar dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat sampai di TKP, Baedawi berusaha mendahului truk di depannya namun pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Honda Vario Nopol DK 7497 BG yang dikemudikan Srimpiani.

Tabrakan telak tidak dapat dihindari, mengakibatkan guru asal Desa Candikusuma ini mengalami luka parah hampir di sekujur tubuhnya sementara sepeda motornya hancur.

"Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Kami masih menangani lebih lanjut kecelakaan ini," kata Kasat Lantas Polres Jembrana, IGM Punia saat dikonfirmasi wartawan.(GBI/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012