Jimbaran (Antara Bali) - Indonesia belum mendapatkan dana pengelolaan kesehatan lingkungan dari badan kesehatan dunia (WHO) sebesar 500 juta dolar AS.

"Anggaran dari kerja sama pengelolaan kesehatan lingkungan itu tidak sedikit, yakni mencapai 500 juta dolar AS," kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di sela-sela acara konsultasi untuk berbagi informasi multisektoral dalam pengelolaan risiko kesehatan masyarakat yang dilaksanakan WHO, di Jimbaran, Bali, Jumat.

Dia menilai, namun sayang negara ini tidak dapat menangkap peluang itu dengan cerdas sehingga dana tersebut selalu  disalurkan ke negara tetangga ASEAN lainnya, seperti Kamboja dan Singapura.

"Kita belum dapat karena tidak terlalu cerdas, padahal penduduk Indonesia sangatlah banyak," ujar Menhut.

Zulkifli mengatakan, sektor kehutanan sangat menentukan di bidang kesehatan, bayangkan jika hutan dan habibat satwa rusak.

Apabila hutannya rusak maka airnyapun akan tercemar, gambutnya rusak pernafasan terganggu, apalagi jika terbakar akibatnya luar bisa.(IGT/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012