Denpasar (Antara Bali) - Pengadaan pengeras suara dan tata lampu di Taman Budaya Bali yang bernilai miliaran rupiah dinilai kurang memadai sehingga pada saat sejumlah pementasan seni pada Pesta Kesenian Bali (PKB) masih menyewa ke tempat lain.

Putu Sedana, koordinator program acara PKB ke-34 tahun 2012 di Depasar, Jumat mengakui semestinya dengan adanya pengadaan alat pengeras suara dan tata lampu hingga miliaran rupiah dapat mengatasi segala kendala teknis pemanggungan yang telah menjadi masalah klasik dalam setiap perhelatan PKB selama ini.

Namun, kata dia, faktanya ternyata belum bisa diatasi secara holistik dan komprehensif.

Dikatakan, Dinas Kebudayaan Bali sebagai penyelenggara PKB harus melakukan pengeluaran khusus untuk pengadaan peralatan pengeras suara dan tata lampu bagi sejumlah pementasan kesenian, baik yang telah menjadi agenda rutin maupun unggulan dalam PKB tahun ini.

"Kami hanya berharap masalah ini segera diatasi sehingga tidak ada kesan negatif terhadap pencitraan PKB tahun ini, yang pelaksanaannya akan digelar mulai 11 Juni hingga 9 Juli 2012," kata Putu Sedana.

Hal senada juga dipertegas oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Bali, I Ketut Mantara Gandi. ia mengakui bahwa pengadaan alat tersebut belum mampu menjawab dan mengatasi masalah klasik dalam pelaksanaan PKB. (LHS/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012