Denpasar (Antara Bali) - Ketua Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) Rahmat Shah mengatakan, sepasang panda dari China akan segera didatangkan ke Taman Safari Indonesia di Cisarua Bogor ditukar dengan sepasang komodo.

"Setelah kandangnya sama-sama siap disesuaikan dengan habitat aslinya, barulah nanti panda itu dikirim ke Indonesia," kata Rahmat Shah yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah perwakilan Sumatera Utara itu, di Denpasar, Selasa.

Ia menyampaikan hal itu di sela-sela menghadiri "Seminar RTRWP Bali No 16 tahun  2009 Dalam Perspektif Membangun Bali" di Kampus Universitas Udayana Denpasar.

Menurut dia, pertukaran sepasang panda dengan komodo yang sama-sama menjadi maskot negara China dan Indonesia ini merupakan bentuk sebuah hubungan nilai persahabatan satwa langka antarnegara.

"Awalnya didahului dengan proses surat menyurat antara Menteri Kehutanan dan Lembaga Konservasi kita dengan China. Kami pun sudah ada kontak ke sana dan sudah semua iya, namun gongnya itu kepala negara dengan kepala negara. Setelah semua proses selesai, alhamdulilah beberapa waktu lalu saya ikut mendampingi Bapak Presiden ke China, itu disampaikan ke sana, dan setuju sudah," ujarnya.

Ia mengutarakan, saat pertukaran kedua satwa langka ini juga akan didampingi oleh penjaga ahli masing-masing hewan tersebut.

"Ahli komodo kita akan ikut ke sana sekitar satu tahun untuk mengajari mereka cara mengawasi dan lain-lain. Panda juga demikian, nanti penjaga panda mereka juga ikut, karena makanan bambu panda itu khusus. Diharapkan bambu jenis itu supaya bisa ditanam di sini juga," ucapnya.(LHS/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012