Singaraja (Antara Bali) - Wakil Bupati Buleleng Made Arga Pynatih merasa terpukul atas terbakarnya 114 kios pedagang di Pasar Mumbul, Singaraja, Minggu dini hari, atau beberapa jam menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah di wilayah utara Bali itu.

Saat mengunjungi lokasi kebakaran setelah melaksanakan hak pilih dalam Pilkada Buleleng, Wabup yang tampaknya merasa terpukul, tidak bisa memberikan pernyataan. Begitu juga saat ditanya mengenai penyebabnya, Arga Pynatih yang didampingi Sekda Dewa Puspada juga tidak menjawab dengan menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.

Terbakarnya pasar yang berlokasi di Jalan A Yani, Singaraja, yang terjadi pada pukul 03.30 Wita itu tidak menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Api nyaris melalap bangunan di kompleks rumah dan toko Taman Lila sebelum berhasil dipadamkan oleh petugas yang mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Nyoman Luter mengemukakan bahwa pihaknya membutuhkan 30 tangki air untuk memadamkan api di pasar tersebut.

"Api baru benar-benar padam sekitar pukul 06.45 Wita," katanya kepada wartawan di Singaraja.(IGT/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012