Pemerintah Provinsi Bali mengumumkan pemenang lomba ogoh-ogoh se-Bali 2020 dengan hadiah total hingga Rp1,7 miliar, yang sebelumnya ogoh-ogoh tersebut untuk menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1942, namun tidak jadi diarak karena pandemi COVID-19.

"Bapak Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi kedisiplinan para yowana (pemuda) dan krama (masyarakat) Bali yang secara sukarela tidak melakukan pengarakan ogoh-ogoh," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan "Kun" Adnyana di Denpasar, Jumat.

Agar tidak menghilangkan tradisi itu dan sesuai hasil diskusi Gubernur Bali bersama bupati/wali kota se-Bali serta Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali pada 23 Maret 2020, maka lomba ogoh-ogoh tetap digelar.

"Hal ini dimaksudkan sebagai penghargaan terhadap seni atau budaya ogoh-ogoh se-Bali, sekaligus ruang kreativitas yowana dan masyarakat dalam mendedikasikan semangat keagamaannya melalui kreasi ogoh-ogoh," ucapnya.

Baca juga: Nyepi, suasana Denpasar-Bali bagaikan kota tanpa penghuni

Kun Adnyana menambahkan lomba tersebut juga implementasi dari visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali", yang bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mencapai krama Bali yang sejahtera sekala (jasmani) dan niskala (rohani).

Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan hadiah total lebih dari Rp1,7 miliar untuk lomba ogoh-ogoh itu. Ogoh-ogoh terbaik pertama, masing-masing kabupaten/kota mendapat hadiah uang tunai Rp50 juta dan piagam penghargaan, terbaik kedua masing-masing kabupaten/kota mendapat hadiah uang tunai Rp35 juta dan piagam penghargaan, sedangkan terbaik ketiga masing-masing kabupaten/kota mendapat hadiah uang tunai Rp25 juta dan piagam penghargaan.

Tambahan dalam lomba ini, yaitu 144 terbaik kecamatan se-Bali juga akan mendapat hadiah hiburan uang tunai Rp5 juta dan piagam penghargaan.

Lomba ogoh-ogoh se Bali pada 2020 diikuti 274 desa adat di 55 kecamatan di Bali (Kecamatan Kubu dan Pupuan tidak mengirimkan peserta).

Baca juga: Nyepi, wisatawan nikmati suasana Bali yang hening

Rekapitulasi pemenang lomba untuk sembilan kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Gianyar, terbaik pertama peserta dari ST Purwa Jati Kumara Gana Banjar Teges Kanginan, Desa Adat Teges Kanginan, terbaik kedua peserta dari STT Eka Yowana Canti Banjar Pujung Kaja, Desa Adat Telepud, dan terbaik ketiga peserta dari STT Abra Puspa Banjar Benawah Kangin, Desa Adat Benawah.

Di Kabupaten Bangli, terbaik pertama peserta dari STT Kertha Giri Banjar Pekuwon, Desa Adat Cempaga, terbaik kedua STT Asta Dharma Kerti Banjar Tiga, Desa Adat Tiga, dan terbaik ketiga peserta dari ST Kusuma Giri Banjar Surakarma, Desa Adat Kintamani.

Kabupaten Badung, terbaik pertama peserta dari ST Widya Dharma Banjar Tengah, Desa Adat Pecatu, terbaik kedua peserta dari ST Bhakti Asih Banjar Teba, Desa Adat Jimbaran, terbaik ketiga peserta dari ST Tunas Remaja Banjar Umahanyar, Desa Adat Penarungan.

Kota Denpasar, terbaik pertama dari STT Tunas Muda Banjar Dukuh Mertajati, Desa Adat Sidakarya, terbaik kedua peserta dari STT Dharma Cita Banjar Abian Kapas Tengah, Desa Adat Sumerta, terbaik ketiga peserta dari STT Puta Yasa Banjar Pengiasan, Desa Adat Denpasar.

Kabupaten Klungkung, terbaik pertama peserta dari ST Dharma Buana Karya Banjar Tengah Dusun Kawan, Desa Adat Tohpati, terbaik kedua peserta dari STT Giri Mekar Sari Banjar Sulang, Desa Adat Sulang, terbaik ketiga peserta dari ST Panji Saraswati Banjar Budaga, Desa Adat Budaga.

Baca juga: Wapres: Spirit Nyepi sesuai dengan "social distancing"

Kabupaten Buleleng, terbaik pertama peserta dari STT.Cruti Widya Sesana Banjar Adat Pucaksari, Desa Adat Pucaksari, terbaik kedua peserta dari STT Kusa Ananta Banjar Dinas Ambengan, Desa Adat Banjar, terbaik ketiga peserta dari STT Abhirama Devari Banjar Adat Liligundi, Desa Adat Buleleng.

Kabupaten Karangasem, terbaik pertama peserta dari STT.Anom Darsana Banjar Kodok Darsana, Desa Adat Karangasem, terbaik kedua peserta dari STT Sorpa Banjar Kayu Putih, Desa Adat Bebandem, terbaik ketiga peserta dari ST Eka Buana Bina Ratra Banjar Sidakarya, Desa Adat Tabola.

Kabupaten Tabanan, terbaik pertama peserta dari STT Puspa Kencana Banjar Baturiti Tengah, Desa Adat Bale Agung, terbaik kedua peserta dari STT Dharma Putra Banjar Batunya, Desa Adat Batunya, terbaik ketiga peserta dari STT Tri Tunggal Sari Banjar Antap Dajan Sema, Desa Adat Antap Kaja.

Kabupaten Jembrana, terbaik pertama peserta dari ST Darma Kerthi Banjar Cepaka, Desa Adat Pangyangan, terbaik kedua peserta dari STT Satrya Tri Tunggal Banjar Tibutanggang, Desa Adat Giri Utama, dan terbaik kegita peserta dari STT Eka Cita Banjar Menega, Desa Adat Dauh Waru.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020