Denpasar (Antara Bali) - Jumlah mobil angkutan kota yang masih beroperasi di Bali menyusut hampir 60 persen dari sebelumnya berjumlah 1.024 unit, saat ini tinggal sekitar 400 kendaraan.

"Jumlah tersebut dapat saja berkurang lagi, karena masyarakat tidak menyukai atau enggan memanfaatkannya," kata Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Bali I Ketut Eddy Dharmaputra, di Denpasar, Rabu.

Dia mengatakan, berdasarkan data dari 1.024 angkutan kota yang ada, pada 2011 hanya 400 unit yang bertahan beroperasi dengan  tiga jalur trayek, di antaranya melayani Terminal Ubung-Pasar Kreneng, Kota Denpasar.

Dia memprediksi pada tahun ini, angkutan kota yang bertahan akan terus menurun. Sebab, saat ini masyarakat lebih memilih naik kendaraan pribadi, terutama sepeda motor yang efektif menerobos kemacetan dibanding naik sarana angkutan umum yang juga belum jelas jadwal pemberangkatannya.(IGT/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012