Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Forkopimda dan beberapa pemangku kepentingan menyerahkan bantuan berupa Paket Stamina untuk tenaga medis pada 10 Puskesmas di Kecamatan Penebel dan Gugus Tugas COVID-19 Tabanan, Kamis.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Bupati Eka di Puskesmas Penebel yang diterima secara langsung oleh Kepala Puskesmas masing-masing dan untuk Gugus Tugas Covid-19 diterima Sekkab Tabanan I Gede Susila.

"Karena saya yakin dengan stamina yang kuat, maka imun kita juga kuat. Sepanjang imun kita kuat, sehat dan positif thinking, tentunya penyakit ini akan jauh dari diri kita," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Tabanan dapat bantuan APD dari DPRD Bali

Bupati Eka menjelaskan tenaga puskesmas merupakan garda terdepan dalam penangulangan wabah ini, sehingga harus dijaga kesehatannya.

"Menangani wabah ini, kita tidak bisa sendiri, kita harus gotong-royong. Artinya dalam kondisi ini kita mendorong semua pihak agar memberi support kepada seluruh tenaga Puskesmas yang ada di Tabanan, sehingga mereka lebih semangat lagi menjalani tugasnya," katanya.

Bupati Eka meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tabanan, agar bersabar menghadapi pandemi ini dan selalu menaati anjuran Pemerintah, sehingga bersama-sama berkomitmen meminimalkan penyebaran, bahkan memutus mata rantai dari COVID-19 ini.

Baca juga: Bupati Tabanan bagikan paket vitamin kepada pekerja migran

Mengingat akibat dari krisis pandemi ini adalah ekonomi, Bupati Eka berencana memperkuat ketahanan pangan di Tabanan, dengan cara mendukung petani melakukan produksi pangan secara berkelanjutan, sehingga nantinya Tabanan mampu menghadapi kemungkinan terburuk yang disebabkan oleh pandemi Corona ini.

Bupati Eka menyampaikan sesuai data yang dihimpun dari jajarannya bahwa stok pangan saat ini masih cukup untuk enam bulan kedepannya.

"Stok beras kita cukup dan stok ikan kita juga cukup. Untuk enam bulan kedepan aman, sampai panen berikutnya," tambahnya.

Baca juga: Bupati : Masyarakat Tabanan wajib menggunakan masker

Terkait PMI yang kembali ke daerah asal terutama Tabanan, Kadis Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika menjelaskan telah ditangani dengan baik melalui kerja sama antara Pemprov dan Pemkab.

"Yang positif akan ditangani di Provinsi sampai tuntas, yang negatif diserahkan ke Kabupaten. Kita di Tabanan mengisolasi mereka di tempat khusus, yakni di Hotel dan Penginapan," ujarnya.

Saat ini, ada dua hotel di Kabupaten Badung dan ada lima Hotel/Penginapan di Tabanan sebagai tempat isolasi dari 213 PMI asal Tabanan.
 

Pewarta: Pande Yudha

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020