Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) yang merupakan Proyek strategis Pertamina dalam usaha mewujudkan kemandirian energi nasional, telah memproduksi BBM ramah lingkungan (Pertamax Ron 92).

Produk tersebut dari unit Light Naphtha Hydrotreating (LNHT) dan Isomerization (LN-Isom) sebagai bahan untuk pembuatan BBM berkualitas Pertamax RON 92.

Direktur Mega Proyek dan Petrokimia PT Pertamina (Persero) Ignatius Tallulembang dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta,Senin mengatakan ini merupakan pencapaian yang luar biasa, pasalnya melalui produk-produk yang dihasilkan tersebut merupakan bahan pembuat BBM ramah lingkungan setara EURO 4.

"Produk yang dihasilkan PLBC telah menuju setara Euro 4, yang dimana produk tersebut merupakan BBM berkualitas yang ramah lingkungan, hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi perusahaan dan Indonesia pada umumnya," katanya.

Deputi I Kepala Staff Kepresidenan Darmawan Prasodjo mengatakan proyek PLBC merupakan upaya yang terbaik dari Pertamina untuk Indonesia.

"Ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, Pertamina melalui PLBC menunjukan komitmennya untuk menjaga kedaulatan energi nasional dan menurunkan impor yang pada akhirnya memberikan kontribusi yang besar bagi penerimaan negara," ungkap Darmawan.

Darmawan Prasojo menyampaikan bahwa upaya Pertamina tersebut patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya.

"Pertamina dengan segala daya upayanya membangun PLBC patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya, karena merekalah yang menjadi pahlawan energi bagi Indonesia," ujar Darmawan.


 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019